Selasa, 30 November 2010

Tugas Formatif 9/Manajemen Umum/30-11-2010


Nama  : Ferdian Ariswanto
Kelas  : 1DB19
NPM  :32110724
Tgl      : 30-11-2010

Formatif ke Sembilan
Manajemen Umum

Studi Pustaka :
Buatlah suatu tulisan atau essay tentang manajemen umum, dengan topic “ Teori – teori manajemen “

Anda upload melalui studentsite dengan menu tulisan ke blog anda bukan  ke alamat email dosen manajemen umum



Teori - Teori Pemikiran Manajemen

A. Teori Manajemen Ilmiah / Klasik
    Variabel yang diperhatikan dalam manajemen ilmiah :
    1. Pentingnya peran manajer
    2. Pemanfaatan dan pengangkatan tenaga kerja
    3. Tanggung jawab kesejahteraan karyawan
    4. Iklim kondusif
    Manajemen ilmiah memperhatikan prinsip-prinsip pembagian kerja.

    A.1. Robert Owen (1771 - 1858)
          Menekankan tentang peranan sumberdaya manusia sebagai kunci keberhasilan perusahaan.
          Dilatar-belakangi oleh kondisi dan persyaratan kerja yang tidak memadai, dimana kondisi kerja
          sebelumnya dan kehidupan pekerja pada masa itu sangat buruk.

    A.2. Charles Babbage (1792 - 1871)
          Menganjurkan untuk mengadakan pembagian tenaga kerja dalam kaitannya dengan pembagian
          pekerjaan. Sehingga setiap ekerja dapat dididik dalam suatu keterampilan khusus. Setiap
          pekerja hanya dituntut tanggungjawab khusus sesuai dengan spesialisasinya.

    A.3. Frederick W. Taylor :
          Merupakan titik tolak penerapan manajemen secara ilmiah hasil penelitian tentang studi waktu
          kerja (time & motion studies). Dengan penekanan waktu penyelesaian pekerjaan dapat
          dikorelasikan dengan upah yang diterima. Metode ini disebut sistem upah differensial.

    A.4. Hennry L. Gantt (1861 - 1919) :
          Gagasannya mempunyai kesamaan dengan gagasan Taylor, yaitu :
          1. Kerjasama saling menguntungkan antara manajer dan karyawan.
          2. Mengenal metode seleksi yang tepat.
          3. Sistem bonus dan instruksi.
          Akan tetapi Hennry menolak sistem upah differensial. Karena hanya berdampak kecil terhadap
          motivasi kerja.

     A.5. Frank B dan Lillian M. Gilbreth (1868 - 1924 dan 1878 - 1972) :
          Berdasarkan pada gagasan hasil penelitian tentang hubungan gerakan dan kelelahan dalam
          pekerjaan. Menurut Frank, antara gerakan dan kelelahan saling berkaitan. Setiap gerakan
          yang dihilangkan juga menimbulkan kelelahan. Menurut Lillian, dalam pengaturan untuk
          mencapai gerakan yang efektif dapat mengurangi kelelahan.

     A.6. Herrrington Emerson (1853 - 1931) :
          Berpendapat bahwa penyakit yang mengganggu sistem manajemen dalam industri adalah
          adanya pemborosan dan inefisinesi. Oleh karena itu ia menganjurkan :
          1. Tujuan jelas
          2. Kegiatan logis
          3. Staf memadai
          4. Disiplin kerja
          5. Balas jasa yang adil
          6. Laporan terpecaya
          7. Urutan instruksi
          8. Standar kegiatan
          9. Kondisi standar
          10. Operasi standar
          11. Instruksi standar
          12. Balas jasa insentif

B. Teori Organisasi Klasik
    B.1. Fayol (1841 - 1925) :
           Teori organisasi klasik mengklasifikasikan tugas manajemen yang terdiri atas :
           1. Technical ; kegiatan memproduksi produk dan mengoranisirnya.
           2. Commercial ; kegiatan membeli bahan dan menjual produk.
           3. Financial ; kegiatan pembelanjaan.
           4. Security ; kegiatan menjaga keamanan.
           5. Accountancy ; kegiatan akuntansi
           6. Managerial ; melaksanakan fungsi manajemen yang terdiri atas :
                                - Planning ; kegiatan perencanaan<>
                                - Organizing ; kegiatan mengorganiisasikaan
                                - Coordinating ; kegiatan pengkoorrdinasiian
                                - Commanding ; kegiatan pengarahann
                                - Controlling ;  kegiatan penngawasaan
           Selain hal tersebut diatas, asas-asa umum manajemen menurut Fayol adalah :
           - Pembagian kerja
           - Asas wewenang dan tanggungjawab<>
           - Disiplin
           - Kesatuan perintah
           - Kesatuan arah
           - Asas kepentingan umum
>
           - Pemberian janji yang wajar
           - Pemusatan wewenang
           - Rantai berkala
           - Asas keteraturan
           - Asas keadilan
           - Kestabilan masa jabatan
           - Inisiatif
-      Asas kesatuan


    B.2.  James D. Mooney :
           Menurut James, kaidah yang diperlukan dalam menetapkan organisasi manajemen adalah :
           a. Koordinasi
           b. Prinsip skala
           c. Prinsip fungsional
           d. Prinsip staf

C. Teori Hubungan Antar Manusia (1930 - 1950)
    Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan psikologis terhadap bawahan, yaitu dengan
    mengetahui perilaku individu bawahan sebagai suatu kelompok hubungan manusiawi untuk
    menunjang tingkat produktifitas kerja.
    Sehingga ada suatu rekomendasi bagi para manajer bahwa organisasi itu adalah suatu sistem
    sosial dan harus memperhatikan kebutuhan sosial dan psikologis karyawan agar produktifitasnya
    bisa lebih tinggi.

D. Teori Behavioral Science :
    D.1. Abraham maslow
          Mengembangkan adanya hirarki kebutuhan dalam penjelasannya tentang perilaku manusia dan
          dinamika proses motivasi.
    D.2. Douglas Mc Gregor
           Dengan teori X dan teori Y.
    D.3. Frederich Herzberg
           Menguraikan teori motivasi higienis atau teori dua faktor.
     D.4. Robert Blake dan Jane Mouton
           Membahas lima gaya kepemimpinan dengan kondisi manajerial.
    D.5. Rensis Likert
           Menidentifikasikan dan melakukan penelitian secara intensif mengenai empat sistem
           manajemen.
     D.6. Fred Fiedler
           Menyarankan pendekatan contingency pada studi kepemimpinan.
    D.7. Chris Argyris
           Memandang organisasi sebagai sistem sosial atau sistem antar hubungan budaya.
     D.8. Edgar Schein
           Meneliti dinamika kelompok dalam organisasi.
    Teori behavioral science ditandai dengan pandangan baru mengenai perilaku orang per orang,
    perilaku kelompok sosial dan perilaku organisasi.

E. Teori Aliran Kuantitatif
    Memfokuskan keputusan manajemen didasarkan atas perhitungan yang dapat
    dipertanggungjawabkan keilmiahannya.
    Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan ilmu manajemen yang biasa dimulai dengan langkah
    sebagai berikut :

    1. Merumuskan masalah
    2. Menyusun model aritmatik
    3. Mendapatkan penyelesaikan dari model
    4. Mengkaji model dan hasil model
    5. Menetapkan pengawasan atas hasil
    6. Mengadkan implementasi
    Alat bantu yang sering digunakan dalam metode ini adalah motede statistik dan komputerisasi
    untuk melihat kemungkinan dan peluang sebaai informasi yang dibutuhkan pihak manajemen.
   

Tugas Formatif 8/Manajemen Umum/30-11-2010

  Pengertian Manajemen Strategi
Manajemen strategis merupakan proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh, disertai penetapan cara melaksanakannya, yang dibuat oleh pimpinan dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam suatu organisasi, untuk mencapai tujuan.
Menurut Pearch dan Robinson (1997) dikatakan bahwa manajemen stratejik adalah kumpulan dan tindakan yang menghasilkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana-rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi.
Sedangkan pengertian manajemen strategis menurut Nawawi adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategi) yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh (disebut visi), dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi (keputusan yang bersifat mendasar dan prinsipil), agar memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam usaha menghasilkan sesuatu (perencanaan operaional untuk menghasilkan barang dan/atau jasa serta pelayanan) yang berkualitas, dengan diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan (disebut tujuan strategis) dan berbagai sasaran (tujuan operasional) organsasi.
Dari pengertian-pengertian yang cukup luas tersebut menunjukkan bahwa manajemen stratejik merupakan suatu sistem yang sebagai satu kesatuan memiliki berbagai komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi, dan bergerak secara serentak (bersama-sama) kearah yang sama pula. Komponen pertama adalah perencanaan strategi dengan unsur-unsurnya yang terdiri dari visi, misi, tujuan dan strategi utama organisasi. Sedangkan komponen kedua adalah perencanaan operasional dengan unsure-unsurnya sasaran dan tujuan operasional, pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen berupa fungsi pengorganisasian, fungsi pelaksanaan dan fungsi penganggaran, kebijaksanaan situsional, jaringan kerja internal dan eksternal, fungsi kontrol dan evaluasi serta umpan balik. Disamping itu pengertian manajemen strategik yang telah sebutkan terakhir dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu :
  1. Manajemen strategi diwujudkan dalam bentuk perencanaan berskala besar dalam arti mencakup seluruh komponen dilingkungan sebuah organisasi yang dituangkan dalam bentuk rencana strategis (Renstra) yang dijabarkan menjadi perencanaan operasional, yang kemudian dijabarkan pula dalam bentuk program kerja dan proyek tahunan.
  2. Renstra berorientasi pada jangkauan masa depan.
  3. Visi, misi, pemilihan strategi yang menghasilkan strategi induk, dan tujuan strategi organisasi untuk jangka panjang merupakan acuan dalam merumuskan rencana strategi, namun dalam teknik penempatannya sebagai keputusan manajemen puncak secara tertulis semua acuan tersebut terdapat didalamnya.
  4. Renstra dijabarkan menjadi rencana operasional yang antara lain berisi program-program operasional termasuk proyek-proyek, dengan sasaran jangka sedang masing-masing juga sebagai keputusan manajemen puncak.
  5. Penetapan renstra dan rencana operasi harus melibatkan manajemen puncak karena sifatnya sangat mendasar/prinsipil dalam pelaksanaan seluruh misi organisasi, untuk mewujudkan, mempertahankan dan mengembangkan eksistensi jangka sedang termasuk panjangnya.
  6. Pengimplementasian strategi dalam program-program termasuk proyek-proyek untuk mencapai sasarannya masing-masing dilakukan melalui fungsi-fungsi manajemen lainnya yang mencakup pengorganisasian, pelaksanaan, penganggaran dan kontrol.
referensi : elqorni.worpress.com

Tugas Formatif 6/Manajamen Umum/30-11-2010


Formatif ke Enam
Manajemen Umum

1. Sebutkan langkah – langkah proses perubahan di dalam organisasi menurut model Kurt Lewin’s ?
Jwb:
  1. Pencairan tingkatan sekarang
  2. Perpindahan ke tingkatan baru
  3. Pembekuan / pemantapan tingkatan baru
Memiliki keyakinan bahwa kemauan dari subyek perubahan merupakan unsur terpenting, baik dalam membuang perilaku lama, pencairan dan perpindahan ke perilaku baru.
Pencairan dan perpindahan secara garis besar sama dengan Action Research. Pencairan yang meliputi upaya memperlemah daya kekuatan membentuk perilaku organisasi masa kini. Menurut Rubin, pencairan memerlukan bentuk pertemuan konfrontatip bagi yang terkait dangan perubahan.
Perpindahan mencakup tindakan atas hasil langkah sebelumnya. Tindakan perpindahan menuju ke situasi yang lebih baik membutuhkan pengembangan perilaku, nilai – nilai dan sikap – sikap baru yang melalui perubahan struktur dan proses organisasi.
Pemantapan merupakan langkah terakhir dalam model tiga langkah dan menjadi titik perbedaan dengan Action Research. Pemantapan menciptakan kestabilan dalam organisasi dan memastikan cara – cara kerja baru yang mencakup proses sosialisasi.
Contoh :
>>Rekrutmen dan industri
>> Sistem imbalan
>> Penguatan budaya melalui penciptaan
2.  Sebutkan langkah – langkah proses reengineering organisasi ?
Jwb:
  • Mengindentifikasi kebutuhan pelanggan.
  • Pemetaan dan pengukuran proses-proses yang ada.
  • Menganalisis dan memodifikasi proses yang ada.
  • Menentukan langkah-langkah inovasi.
  • Merekayasa proses dan mengimplementasikan proses baru.
3. Apa yang di maksud dengan Organizing Development – OD?
Jwb:
OD adalah Suatu perubahan yang terencana (planned change). Dimana perubahan terjadi dalam bentuk pembaruan organisasi dan modernisasi, secara terus menerus terjadi dan mempunyai pengaruh yang sangat dominan dalam masyarakat sekarang ini. Organisasi beserta warganya, yang membentuk suatu masyakat modern , mau tidak mau harus beradaptasi dengan arus perubahan ini. Perubahan –  perubahan yang terjadi pada dasarnya dapat dikelompokkan dalam empat katagori , yaitu perkembangan teknologi, perkembangan produk, ledakan ilmu pengetahuan dan jasa yang mengakibatkan makin singkatnya daur hidup produk, serta perubahan sosial yang mempengaruhi perilaku, gaya hidup, nila nila dan harapan tiap orang.
4. Sebutkan asumsi – asumsi dalam Organization Development ?
Jwb:
  • Manusia sebagai individu, Dua asumsi penting yang mendasari OD adalah bahwa manusia memiliki suatu hasrat yang berkembang dan kebanyakan orang tidak hanya berpotensi , dan berkeinginan untuk berkontribusi sebanyak mungkin pada organisasi. OD bertujuan untuk menghilangkan faktor – faktor dalam organisasi yang menghambat suatu perkembangan dan menghalangi orang untuk berkontribusi demi tercapainya suatu organisasi.
  • Manusia sebagai anggota dan pemimpin kelompok. Organisasi yang menerapkan OD harus berasumsi bahwa setiap orang dapat diterima dan diakui perannya oleh kelompok kerjanya. Dalam sebuah organisasi perlu ditumbuhkan keterbukaan agar para anggotanya dapat dengan leluasa mengungkapkan perasaannya dan pikirannya. Dalam keterbukaan , orang akan mendapatkan kepuasaan kerja yang lebih tinggi, sehingga dengan demikian performansi kelompok akan lebih efektif.
  • Manusi sebagai wadah organisasi. Hubungan antar kelompok – kelompok dalam organisasi menentukan efektivitas masing masing kelompok itu sendiri. Misalnya bila suatu komunikasi antar-kelompok hanya terjadi pada tingkat manajernya saja , koordinasi dan kerjasama akan kurang efektif dari pada semua anggota kelompok terlibat dalam suatu interaksi.
5. Sebutkan tehnik – tehnik Organization Development ?
Jwb:
Teknik teknik OD :
  • Sensitivity training,
  • Team Building
  • Survey feedback.
  • Transcational Analysis (TA).
  • Intergroup activities.
  • Proses Consultation.
  • Grip OD.
  • Third-party peacemaking.

Tugas Formatif 5/Manajemen Umum/30-11-2010


Interaksi Manusia dan Komputer dalam Film Transformers


Helikopter tak dikenal memasuki wilayah udara pangkalan militer Amerika di Qatar, helikopter tersebut terdeteksi oleh sistem komputer radar keamanan pangkalan udara tersebut. Peringatan diberikan kepada helikopter tersebut melalui gelombang radio karena telah memasuki wilayah udara Amerika tanpa izin namun tidak ada jawaban. Akhirnya helikopter itu pun mendarat di pangkalan udara tersebut, kepungan tentara dengan berbagai persenjataan berat segera menyambut kedatangan helikopter tersebut. Peringatan kembali diberikan namun tetap tidak ada jawaban dari pilot pengemudi helikopter.
Ketika serangan akan diberikan oleh tentara yang telah mengepung, seketika itu juga mesin helikopter asing itu pun berhenti dan secara sistematis berubah menjadi sesosok robot raksasa dengan teknologi persenjataan yang super canggih. Teknologi yang dimiliki helikopter asing yang sekarang telah berwujud menjadi robot, bukan tandingan persenjataan yang dimiliki  tentara-tentara yang telah mengepung. Dengan mudahnya robot tersebut memporak-porandakan pangkalan udara yang memiliki persenjataan cukup canggih tersebut.
Robot bergerak menuju tempat penyimpanan data-data militer yang tersimpan dalam sebuah super komputer yang dijaga ketat, namun lagi-lagi dengan mudahnya penjagaan berhasil dilumpuhkan, robot mengeluarkan sesuatu dari tangannya berupa serat kabel mikro yang langsung tertuju pada super komputer yang ternyata berfungsi untuk mencuri data-data penting yang tersimpan dalam super komputer tersebut. Staff yang berjaga di tempat itu pun tidak bisa berbuat apa-apa, sampai akhirnya salah seorang staff mematikan sambungan listrik super komputer tersebut sehingga melumpuhkan seluruh listrik di pangkalan udara tersebut. Robot pun menghentikan pekerjaannya lalu dengan sekejap terbang menghilang meninggalkan pangkalan udara yang telah hancur luluh lantak.
Berita pun langsung tersebar hingga ke pusat militer Amerika di Pentagon. Menteri pertahanan amerika pun mengumpulkan seluruh hacker yang ada di Amerika untuk meyelidiki apa yang terjadi pada pangkalan udara tersebut yang diberitakan tidak ada yang selamat dalam penyerangan tersebut. Ada beberapa file yang tergolong sangat rahasia yang berhasil dicuri serta dalam waktu yang bersamaan ditanamkan virus pada jaringan komputer yang membuat kacau sistem informasi militer Amerika. Jejak yang ditinggalkan hanya sebuah suara berbentuk ribuan data enkripsi yang harus dipecahkan oleh seluruh hacker yang dilibatkan. Perang pendapat serta tuduhan-tuduhan bahwa yang melakukan pencurian data tersebut adalah teknologi dari Negara lain yang bersitegang dengan Amerika tidak terhindarkan, namun ada beberapa hacker yang menggunakan teknologi pemisahan dan penjernihan suara menemukan bahwa enkripsi-enkripsi yang tedapat dalam jejak suara tersebut mengarah kepada suatu proyek rahasia pemerintah berpuluh-puluh tahun yang lalu dan berhubungan dengan keberadaan kubus meteorit dan alien cybernetic yang bernama NBE-1 yang ditangani oleh badan rahasia yang di beri nama sektor 7.
Cerita di atas adalah potongan alur cerita yang terdapat pada film “Transformers” garapan sutradara Michael Bay. Film tersebut menggambarkan dengan sangat jelas bahwa teknologi komputer telah berkembang sangat pesat dilihat dari penerapannya dalam menunjang kebutuhan manusia. Teknologi komputer mempunyai peranan sangat penting dalam membantu pekerjaan manusia. Komputer dijadikan ujung tombak pertahanan sebuah negara adidaya yang memiliki banyak rahasia di dalamnya. Mulai dari pertahanan negara, komunikasi, penyimpanan data, hingga pendeteksian jejak kejahatan. Bahkan sebuah data yang sangat rahasia menjadi barang yang diperebutkan sehingga memakan banyak korban. Namun kecanggihan teknologi tak selamanya memberikan apa yang manusia inginkan. Apabila data yang sangat rahasia berhasil dicuri atau diketahui oleh pihak yang tak seharusnya mengetahui, dan virus berhasil menyerang dan mengganggu sistem yang telah dibangun, maka seketika itu pula komputer yang menjadi andalan sebagai alat bantu manusia tidak berfungsi lagi. Sehingga membuat manusia yang bergantung pada  alat bantu (komputer) tersebut tidak bisa berbuat apa-apa.
Hal di atas menyimpulkan bahwa interaksi yang terjadi antara manusia dan komputer sangat erat dan sudah tidak terpisahkan lagi. Kebutuhan manusia modern terhadap teknologi sudah seperti kebutuhan manusia akan sandang, pangan dan papan. Kehidupan manusia pada zaman sekarang akan tidak teratur apabila teknologi yang biasanya menopang kebutuhan mereka tiak ada. Oleh Karena itu sudah sepantasnya komputer diberikan penghargaan sebagai benda ciptaan manusia yang terbaik. Namun kita jangan sampai lupa bahwa kita menciptakannya, dan kita yang harus mengendalikannya.
Transformers07.jpg

Tugas Formatif 4 / Manajemen Umum

Nama     : Ferdian Ariswanto
Kelas     : 1DB19
NPM     : 32110724
Tanggal : 30-11-2010

Soal
  1. Jelaskan teori motivasi ERG ?
  2. Mengapa motivasi seseorang dapat dipengaruhi, jelaskan ?
  3. Apa yang dimaksud dengan motivasi dan memotivasi ?
  4. Jelaskan proses pembuatan keputusan secara teori ?
  5. Sebutkan dan jelaskan kondisi – kondisi dimana keputusan harus dibuat ?
Jawab
  1. Teori motivasi ERG dapat di jabarkan E = Existence (kebutuhan untuk behubungan dengan pihak lain),dan G = growth (kebutuhan akan pertumbuhan).
  2. Karena dengan di motivasinya orang tersebut akan terdorong untuk bisa melakukan sesuatu agar orang tersebut bisa mengerahkan semua sumber daya yang ada pada dirinya sehingga terbukti motivasi dapat mempengaruhi seseorang.
  3. * Motivasi = Dorongan atau daya penggerak agar orang yang di motivasi mau memberikan kemampuannya untuk tujuan tertentu. * Memotivasi = Proses mendorong atau menggerakkan seseorang agar mereka mau memberikan kemampuannya dan keterampilannya untuk tujuan tertentu.
4. Pengambilan keputusan yang banyak menggunakan pertimbangan atasan disebut sentralisasi.Sebaliknya, pengambilan keputusan dengan menampung aspirasi bawahan disebut desentralisasi ini di kemukakan oleh henry fayol dan ia percaya bahwa manajer harus memikul tanggung jawab terakhir,tetapi ia harus memberi otoritas yang cukup agar bawahan dapatmengembangkan diri.
5. Yaitu kondisi dimana suatu organisasi mengalami masalah yang memerlukan keputusan dalam mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan.